Senin, 14 Juni 2010

Antara cinta & kepalsuan cinta, perselingkuhan, serta penghianatan

Antara cinta & kepalsuan cinta, perselingkuhan, serta penghianatan, melebur menjadi sebuah persahabatan dan kekeluargaan. Sebuah peristiwa dalam hidup gw yang tak’kan pernah terlupakan.
2 Januari 2010 gw ngerasa lebih baik.
Ya… Setelah masalah yang sangat kompleks itu terselesaikan, yang menyeret banyak orang terlibat di dalamnya.
Masalah datang di saat gw tengah menyelesaikan srkipsi.
Dan masalah itu semakin pelik ketika gw akan menghadapi sidang 4 hari kedepan.
Jujur, sungguh berat buat gw hadapin. Masalah yang menyangkut masa depan gw harus gw pikul disaat gw menghadapai sidang skripsi tanggal 30 Desember kemaren.
Namun sungguh besar kuasa Allah dan doa dari kedua orang tua gw, yang akhirnya sidang dihari itu bisa gw selesein dan dapet hasil yang maksimal.
Rasa bangga, tangis bahagia, sesak, amarah… masih bercampur-aduk. Tapi dihari itu tetap gw syukuri karena perjuangan selama perkuliahan bisa gw selesein, dan inilah hasil terbaik yang gw terima.
Namun masih ada satu masalah besar yang belum gw selesein. Tiga hari setelah sidang selesai, tepatnya tanggal 2 Januari 2010. Adalah sebuah titik klimaks dari masalah yang gw hadapin. Semua orang yang terlibat bertemu disatu ruangan untuk mengungkap sebuah kebohongan besar yang menyeret kami semua di dalamnya.
5 pasang mata menyorot pada satu orang, dan selama lebih dari 5 jam itu akhirnya terucap sebuah perjanjian dan masalah yang kompleks ini bisa terselesaikan.
Bukan mencari siapa orang yang salah dan tidak, tetapi di sini mencari kedewasaan!!!!!!
Sungguh, kamipun tak menyangka!!! Masalah yang sangat rumit ini menghampiri kami, namun karena keyakinan itu pula lah yang membuat kami kuat dan tegar, yang akhirnya masalah ini terselesaikan tanpa ada rasa amarah dan dendam di antara salah satu pihak.
Jujur, entah memang merasa kasihan atau memang rasa sayang itu masih ada. Gw berat buat melepas dia………
Maaf…

Hikmah yang bisa gw ambil… seberat apapun masalah yang kita hadapin, pasti selalu ada jalan penyelesaiannya. Asalakan kita yakin akan semua itu.
Jangan pernah menyerah.
Jika kita hanya ingin kenyamanan dari hidup ini, kita tidak akan tau kerasnya hidup ini!!

Saat Allah menjawab doamu, Ia menambah imanmu.
Saat Allah belum menjawab doamu, Ia menambah kesabaranmu.
Saat Allah menjawab tetapi ternyata bukan doa kita yang dijawabnya,
Ia punya kehendak terbaik untuk kita.
Jangan putus asa karena Allah sumber pengharapan.
Tak ada yang mustahil baginya.

“Be thankful when you didn’t know something, for it gives you opportunity to learn”.






3 Januari 2010 14:58